Football5Star.net, Indonesia – Eks pelatih timnas Bosnia-Herzegovina, Faruk Hadzibegic, memberikan pengakuan mengejutkan. Dalam sebuah siniar, dia mengatakan bisa saja mencegah Perang Yugoslavia pecah pada awal 1990-an andai saja tak mengalami kesiialan saat membela timnas Yugoslavia di Piala Dunia 1990.
Kesialan yang dimaksud Hadzibegic adalah eksekusi penaltinya yang dimentahkan Sergio Goycochea, kiper timnas Argentina, dalam adu penalti pada perempat final Piala Dunia 1990. Gara-gara itu, Yugoslavia kalah 2-3 karena sebelumnya, eksekusi Dragan Stojkovic dan Dragoljub Brnovic juga gagal menembus gawang La Albiceleste.

“Jika saja eksekusi saya berbuah gol, saya yakin kami akan lolos ke semifinal. Saya tidak sok, tapi saya pikir juga tidak akan ada perang yang terjadi kemudian (pada 1991),” urai Faruk Hadzibegic seperti dikutip Football5Star.net dari Vecernji List. “Ketika melihat apa yang terjadi di dunia saat ini, jelas terlihat tak ada pelajaran yang dipetik dari eks Yugoslavia.”
Dalam pandangan Hadzibegic, kesuksesan timnas Yugoslavia di Piala Dunia 1990 akan jadi perekat yang mencegah terjadinya perang saudara yang lantas membuat Yugoslavia terpecah belah menjadi beberapa negara kecil. Gara-gara Perang saudara itu, Yugoslavia pun dilarang tampil di Piala Eropa 1992 dan digantikan Denmark yang lantas juara.

Keyakinan Faruk Hadzibegic
Itu bukan satu-satunya pernyataan mengejutkan yang dibuat Faruk Hadzibegic. Pada bagian lain siniar, dia juga menyebut Piala Dunia 1994 tak akan dijuarai timnas Brasil. Menurut dia, ajang akbar yang digelar di Amerika Serikat itu seharusnya jadi milik timnas Yugoslavia karena punya generasi emas.
“Andai saja tak ada perang, kami akan jadi juara dunia pada Piala Dunia berikutnya di Amerika Serikat pada 1994,” ujar pria yang juga pernah menangani timnas Montenegro tersebut. “Saya mengatakan ini dengan penuh keyakinan dan saya akan mengatakan itu di hadapan Tuhan dan orang-orang.”

Keyakinan Hadzibegic yang kini berumur 67 tahun itu didasarkan pada keberadaan sejumlah pemain hebat. Sebut saja Dragan Stojkovic, Dejan Savicevic, Alen Boksic, Davor Suker, Robert Jarni, Safet Susic, dan Srecko Katanec. Modal pemain-pemain hebat itu diyakini Hadzibegic akan cukup untuk jadi yang terbaik di dunia pada 1994.
Piala Dunia 1990 jadi ajang akbar terakhir yang diikuti timnas Yugoslavia. Dari negara-negara pecahan Yugoslavia, Kroasia yang lantas paling mengemuka di sepak bola. Vatreni finis di posisi ke-3 Piala Dunia 1998 dan menempatkan Davor Suker sebagai top scorer. Lalu, mereka lolos ke final Piala Dunia 2018. Namun, mereka hanya jadi runner-up karena kalah 2-4 dari timnas Prancis.

Berita Bisnis Terbaru
klik bisnis, komunikasi bisnis, apa itu bisnis, ide bisnis rumahan, kereta bisnis, studi kelayakan bisnis, bisnis tanpa modal, jurusan manajemen bisnis, laptop bisnis terbaik, bisnis proposal, pengertian bisnis, contoh bisnis plan, peluang bisnis bisnis plan, mandiri internet bisnis login, bisnis modal kecil, contoh proposal bisnis, manajemen bisnis, proposal bisnis, etika bisnis, administrasi bisnis, bisnis

