Demba Ba Soal Chant Rasialisme Pemain Argentina: Tak Perlu Heran!

Demba Ba Soal Chant Rasialisme Pemain Argentina: Tak Perlu Heran!

Football5Star.net, Indonesia – Demba Ba, eks striker Chelsea, ikut bereaksi keras terhadap chant bernada rasialisme dari sejumlah pemain timnas Argentina saat merayakan gelar juara Copa America 2024. Dia mengatakan, itu tak mengherankan karena jejak sejarah Argentina selepas Perang Dunia II.

Sejumlah pemain timnas Argentina, terutama Enzo Fernandez, menuai kontroversi karena melantunkan chant berisi olok-olok terhadap para pemain timnas Prancis keturunan Afrika. Chant itu dinilai ofensif, tak patut, dan bernada diskriminasi rasial. Namun, ada juga yang membela mereka dengan menyebut itu hanya candaan.

Cuitan Demba Ba soal chant Enzo Fernandez

Ba termasuk yang mengutuk keras kelakuan Fernandez cs. Namun, dia tak heran karena jejak sejarah Argentina pada masa lalu. Dia mengutip judul sebuah artikel investigasi yang dimuat Liberation pada 1995. Tak hanya itu, dia pun menyertakan tautan yang mengarah pada artikel tersebut.

“Argentina, tanah suaka mantan NAZI yang melarikan diri. Sejak 1945, (Juan) Peron menyambut kedatangan para penjahat perang. – Liberation. Lalu, kalian kaget?” urai Demba Ba seperti dikutip Football5Star.net dari akun X-nya. Sebelumnya, dia mengunggah ulang pernyataan keras rekan Fernandez di Chelsea, Wesley Fofana

Sikap Keras Demba Ba

Erich Priebke saat akan diekstradisi ke Italia.
Getty Images

Artikel investigasi itu ditulis dengan mengambil sikap Argentina pada 1995 yang tak mau mengekstradisi Erich Priebke, tokoh yang terlibat aktif dalam kejahatan perang yang dilakukan NAZI. Padahal, Presiden Carlos Menem setahun sebelumnya sudah bernjanji akan mengirim Priebke untuk diadili di Roma. Ekstradisi pun baru bisa terjadi pada 1996.

Dalam artikel tersebut, Argentina jadi surga bagi para penjahat Perang Dunia II karena sikap dan orientasi presiden kala itu, Juan Peron, yang mengagumi Benito Mussolini. Meskipun perubahan lantas terjadi, toleransi terhadap para penjahat perang itu masih ada dan tertanam di sebagian warga Argentina.

Demba Ba sangat vokal soal insiden pada laga Basaksehir vs PSG.
Instagram @dembabaooficial

Bagi Demba Ba, fakta sejarah itu membuat dirinya tak kaget melihat ulah Enzo Fernandez dkk. yang mengolok-olok pemain timnas Prancis keturunan Afrika. Dia pun berani bersuara lantang karena sejak lama memang sudah muak dengan persoalan rasialisme di sepak bola. Pada 2020, dia bahkan menyaksikan sendiri hal itu dilakukan ofisial keempat.

Dalam laga Basaksehir vs Paris Saint-Germain, Sebastian Coltescu melontarkan kata-kata bernada rasialisme saat mengusir Pierre Webo, asisten pelatih Basaksehir. Kedua tim pun sepakat tak melanjutkan laga. Pertandingan baru dilanjutkan keesokan harinya dengan wasit berbeda. Setahun setelah itu, Ba menyindir UEFA untuk mendidik para wasit soal antirasialisme.



Berita Bisnis Terbaru


klik bisnis, komunikasi bisnis, apa itu bisnis, ide bisnis rumahan, kereta bisnis, studi kelayakan bisnis, bisnis tanpa modal, jurusan manajemen bisnis, laptop bisnis terbaik, bisnis proposal, pengertian bisnis, contoh bisnis plan, peluang bisnis bisnis plan, mandiri internet bisnis login, bisnis modal kecil, contoh proposal bisnis, manajemen bisnis, proposal bisnis, etika bisnis, administrasi bisnis, bisnis

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *