Football5Star.net, Indonesia – Jelang bergulirnya kembali Bundesliga 2024-25 setelah jeda libur musim dingin, sebuah pengakuan mengejutkan datang dari Kingsley Coman. Winger Bayern Munich itu ternyata tak terlalu nyaman dengan taktik yang diusung pelatih Vincent Kompany yang datang pada awal musim ini.
Taktik yang dikeluhkan Coman adalah garis high pressing dan garis pertahanan tinggi. Dalam pandangan pemain timnas Prancis itu, taktik tersebut punya risiko besar dan tuntutan bagi para pemain pun sangat besar. Dia khawatir itu justru akan jadi perangkap bagi Bayern sendiri.

“Ketika menjuarai Liga Champions, kami juga bermain dengan pressing tinggi. Satu-satunya masalah adalah, dengan pressing tinggi itu, ada ruan di belakang. Jika punya pemain-pemain belakang cepat, ruang di belakang itu tidak terlalu jadi masalah,” urai Kingsley Coman seperti dikutip Football5Star.net dari siniar FIVE UK.
Lebih lanjut, pemain berumur 28 tahun itu mengungkapkan kendala besar yang dihadapi tim dengan faya main seperti itu. “Ketika Anda memberikan begitu banyak tekanan, bola tak terlalu sering sampai di belakang. Hal tersulitnya adalah menjada intensitas dan mengulanginya setiap 3 hari,” ujar dia lagi.

Performa Kingsley Coman
Itu bukan berarti Kingsley Coman menentang ide Vincent Kompany sebagai pelatih Bayern Munich. Dia menaruk respek sangat tinggi kepada pelatih asal Belgia yang sebelumnya menangani Anderlecht dan Burnley tersebut. Bagi Coman, meskipun banyak orang yang meragukan, Kompany adalah sosok yang dapat dipercaya.
“Dari awal, dia mengatakan kepada kami pandangannya soal permainan dan seperti apa dia ingin kami bermain. Dia juga menegaskan, kami harus pencaya kepada dia mengenai hal itu. Aku menyukai hal tersebut. Aku tak pernah melawan dia, tapi Anda bisa lihat, dia punya mentalitas kuat sebagai pemain,” ucap Coman.

Di bawah asuhan Kompany, Coman hampir selalu diturunkan. Dalam 24 laga yang telah dijalani Bayern di berbagai ajang musim ini, dia hanya 5 kali absen. Itu pun 3 kali karena cedera. Dia hanya jadi cadangan penuh saat Die Roten menang 9-2 atas Dinamo Zagreb dan menekuk 1.FSV Mainz 05 dengan skor 4-0.
Akan tetapi, dalam 19 kesempatan bermain itu, Coman tak selalu jadi starter. Dia tercatat hanya 9 kali tampil sejak awal. Sisanya, 10 kali tampil sebagai pengganti. Dia juga hanya 2 kali tampil penuh dari awal hingga akhir. Adapun kontribusinya adalah torehan 4 gol dan 2 assist.
Berita Bisnis Terbaru
klik bisnis, komunikasi bisnis, apa itu bisnis, ide bisnis rumahan, kereta bisnis, studi kelayakan bisnis, bisnis tanpa modal, jurusan manajemen bisnis, laptop bisnis terbaik, bisnis proposal, pengertian bisnis, contoh bisnis plan, peluang bisnis bisnis plan, mandiri internet bisnis login, bisnis modal kecil, contoh proposal bisnis, manajemen bisnis, proposal bisnis, etika bisnis, administrasi bisnis, bisnis

![[INTERVIEW] Honest conversation needed to address climate change: EBC Financial Group head](https://ngopihangat.com/storage/2025/01/6c0a8e87f4544a7ab176251e2e528cef-150x150.png)